BUKIT BATU – Pelaksanaan Open Turnamen Sepak Bola Camat Bukit Batu Cup III tidak hanya menghadirkan hiburan dan semarak bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Senin 14 September 2026.

Selama berlangsungnya turnamen, sebanyak 16 pedagang UMKM turut memanfaatkan momentum tersebut untuk berjualan di sekitar lokasi pertandingan. Beragam jenis kuliner dan hiburan anak-anak tersedia, mulai dari air tebu, pop es, telur gulung, kacang dan jagung rebus, nugget, mi goreng, telur congkel, bakso bakar, siomay, es krim, es tebak, hingga permainan trampolin dan macca.
Adapun para pedagang yang berjualan di antaranya Wandy dan Man yang menjual air tebu, Ainun, Madi, Vina dan Bambang dengan dagangan pop es serta makanan ringan, Yoga dan Ipong penjual telur gulung, Dayat penjual kacang dan jagung rebus, Tati penjual telur congkel, Surya penjual bakso bakar, Adin penjual siomay, Candra penjual es krim, Datok penjual es tebak, Mas Jowo penyedia permainan trampolin, serta Bang Capt dengan dagangan macca.
Salah seorang pedagang, Wandy, penjual air tebu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni atas terselenggaranya turnamen tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM kecil untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Selama berjualan di lokasi turnamen, ia mengaku memperoleh keuntungan hingga sekitar Rp16 juta.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya turnamen ini. Selama berjualan, saya bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp16 juta. Terima kasih kepada Ibu Bupati Hj. Kasmarni. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan pada tahun depan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dayat, pedagang kacang dan jagung rebus. Ia mengaku bersyukur karena tingginya antusiasme masyarakat menyaksikan pertandingan membuat dagangannya laris manis, khususnya saat laga final.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Pada hari final saja kacang rebus saya terjual kurang lebih 60 kilogram. Bahkan saya harus merebus tambahan lagi di rumah. Saya ini UMKM kecil dan sangat terbantu dengan adanya program dan kegiatan seperti ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Bukit Batu Acil Esyno, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Bukit Batu, Diana Rita Harahap, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan turnamen.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Camat Bukit Batu secara khusus menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Manajer Produksi (Manprod) PT Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning, Triadi Lukito, atas izin penggunaan Lapangan Sepak Bola Gelora Patra beserta area sekitarnya selama pelaksanaan turnamen.
“Dengan adanya izin penggunaan fasilitas ini, masyarakat dapat leluasa menyaksikan pertandingan dan para pedagang UMKM juga dapat berjualan dengan nyaman. Dampaknya tentu sangat positif, karena selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga mampu menggerakkan perekonomian dan memberikan keuntungan bagi para pelaku UMKM hingga mencapai ratusan juta rupiah secara keseluruhan,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap turnamen tersebut juga mendapat respons positif dari para penonton. Abdul, warga Kota Dumai, mengaku terkesan dengan ramainya pelaksanaan turnamen tahun ini.
“Luar biasa ramainya turnamen bola tahun ini. Jajanan yang dijual para pedagang juga beragam, enak dan lezat, sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan untuk berbelanja bersama anak-anak,” katanya.
Hal serupa disampaikan Ndo, warga Kelurahan Sungai Pakning. Ia memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen sekaligus kehadiran berbagai produk UMKM yang menurutnya cukup beragam dan terjangkau.
“Salut atas terselenggaranya turnamen ini. Apalagi jajanan UMKM sangat beragam dan harganya murah. Saya bersama istri dan anak-anak sangat leluasa berbelanja selama turnamen berlangsung,” tuturnya.

Keberadaan UMKM di tengah pelaksanaan Open Turnamen Sepak Bola Camat Bukit Batu Cup III menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga dan kemasyarakatan dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan hiburan dan ruang untuk bersilaturahmi, tetapi para pelaku UMKM juga memperoleh ruang usaha, meningkatkan omzet penjualan, serta memperluas kesempatan mendapatkan penghasilan.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui program-program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat terus mendorong terciptanya kegiatan yang memberikan manfaat langsung, termasuk dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.#DISKOMINFOTIK
