BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau melaksanakan program pemasangan nomenklatur flora edukatif di SD Negeri 2 Bantan, Desa Pasiran, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, sebagai upaya mendukung penguatan pendidikan berbasis lingkungan sekaligus memperkuat implementasi Program Adiwiyata di sekolah tersebut.
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh 10 mahasiswa Kukerta Universitas Riau yang bertugas di Desa Pasiran, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Fajriani Ananda, Tim Kukerta terdiri dari Anggi Nurafriani, Anis Marchela, Annisa Berliana, Burhan Halimi, Fani Cahyani, Farhan Ilahi, Hetty Maysarah, Khairina Nabila Harahap, Nurazmi Anggara, dan Zainurrohman.

Melalui program tersebut, mahasiswa memasang papan nomenklatur pada berbagai jenis tanaman yang ada di lingkungan sekolah. Papan tersebut memuat informasi mengenai nama lokal dan nama ilmiah tanaman sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sekaligus memperkaya literasi lingkungan bagi peserta didik.
Ketua Kelompok Kukerta Universitas Riau, Burhan Halimi, mengatakan bahwa program tersebut tidak hanya bertujuan memberikan identitas pada tanaman, tetapi juga menumbuhkan kesadaran siswa mengenai pentingnya mengenal serta menjaga keanekaragaman hayati sejak usia dini.
"Melalui program ini, kami berharap siswa dapat mengenal berbagai jenis tanaman yang ada di lingkungan sekolah secara lebih baik. Lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar di dalam kelas, tetapi juga menjadi laboratorium alam yang mendukung proses pembelajaran," ujarnya.
Keberadaan nomenklatur flora tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para guru sebagai media pembelajaran kontekstual, khususnya pada materi yang berkaitan dengan tumbuhan, keanekaragaman hayati, dan pendidikan lingkungan. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga dapat dilakukan secara langsung melalui pengamatan terhadap tanaman yang tumbuh di lingkungan sekolah.

Pemilihan SD Negeri 2 Bantan sebagai lokasi pelaksanaan program dinilai sejalan dengan komitmen sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan. Sekolah tersebut sebelumnya berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2024 sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilannya dalam menerapkan pengelolaan lingkungan hidup melalui kebijakan sekolah, pembelajaran berbasis lingkungan, kegiatan partisipatif, serta pengelolaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan.
Pihak SD Negeri 2 Bantan menyambut baik program yang dilaksanakan mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau tersebut. Kehadiran nomenklatur flora dinilai memberikan manfaat nyata, tidak hanya memperindah kawasan sekolah, tetapi juga memperkuat literasi lingkungan dan menjadi sumber belajar yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh seluruh warga sekolah.
Program pemasangan nomenklatur flora edukatif ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi antara Universitas Riau dan SD Negeri 2 Bantan, diharapkan lahir inovasi sederhana yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi pengembangan pendidikan berbasis lingkungan di Kabupaten Bengkalis.
Semangat "Kukerta Berdampak" yang diusung Universitas Riau diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, mencintai keanekaragaman hayati, serta berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam, dimulai dari lingkungan sekolah.#DISKOMINFOTIK
