Pencarian

Polsek Mandau Dukung Asta Cita Presiden, 29 Hektar Disiapkan untuk Penanaman Jagung

BENGKALIS - Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, Polsek Mandau bersama Pemerintah Desa Bathin Betuah, BUMDes serta masyarakat terus menggesa pengelolaan lahan pertanian jagung di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan pengelolaan lahan Program Gerakan Penanaman Jagung seluas 1 juta hektar Polri ini dilaksanakan di Jalan Karya RT 04 RW 02 Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Program tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa lahan yang dipersiapkan untuk program penanaman jagung tersebut memiliki luas sekitar 29 hektar. Dari total luas lahan tersebut, sekitar 7,5 hektar telah dilakukan penanaman jagung, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan dan pengelolaan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergitas Polri bersama pemerintah daerah, BUMDes serta masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu fokus Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujar Kapolsek Mandau.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah Briptu Maula Salsabila, S.H., tokoh masyarakat sekaligus pemilik lahan Salim, PJ Kepala Desa Bathin Betuah Edi S serta Ketua Unit BUMDes Karsiman.

Pengelolaan lahan dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan alat pertanian berupa John Deere singkal piringan mata lima milik masyarakat guna mempercepat proses pengolahan lahan dan penanaman jagung.

Jenis jagung yang ditanam merupakan jagung pipil merek Pioneer P32 Singa yang dinilai cocok dengan kondisi lahan di wilayah tersebut.

Kapolsek Mandau menambahkan, proses penanaman telah dimulai sejak Februari 2026 dan terus dilakukan secara bertahap. Pada penanaman tahap pertama, lahan seluas 3 hektar telah ditanami jagung. Selanjutnya pada awal April dilakukan penanaman tambahan seluas 2,5 hektar dan 2 hektar, hingga total lahan yang telah ditanami mencapai 7,5 hektar.

Selain fokus pada penanaman, Polsek Mandau bersama kelompok pengelola juga aktif melakukan perawatan tanaman agar pertumbuhan jagung dapat maksimal dan menghasilkan panen yang baik.

Perawatan dilakukan melalui pemberian pupuk organik dan non organik seperti kotoran ayam, KCL, Urea, Pospat, abu janjangan serta pupuk NPK. Selain itu dilakukan penyemprotan pestisida dan obat anti hama seperti Lannate, Spreeder dan Go Royo-Royo guna mencegah serangan ulat dan hama pada tanaman jagung.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, meningkatkan ketahanan pangan serta menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan produktif yang ada,” tambah Kapolsek Mandau.

Program Gerakan Penanaman Jagung seluas 1 juta hektar yang digagas Polri ini juga diharapkan mampu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mendukung swasembada pangan nasional.

Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, lancar dan kondusif.

Tim Redaksi