Polbeng Juara I Lomba Desain Taman Kota Bukit Gelanggang

BENGKALIS - Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) mengikuti ajang lomba desain taman kota Taman Bukit Gelanggang di Kota Dumai yang dilakukan secara bertahap, kegiatan di mulai bulan juli hingga 28 juli 2020 kemarin.

Lomba ditaja oleh Sekolah Tinggi Teknik Dumai. (Himpunan Mahasiswa STTD) yang merupakan kegiatan tahunan bagi sekolah tersebut.

Politeknik Negeri Bengkalis ikut dalam lomba menurunkan satu team untuk mengikuti pertandingan, dalam satu team terdiri dari 3 orang, diantaranya.

Angga sebagai (Ketua), Rahul Fadli sebagai (Anggota) dan Febrian Asri (Anggota) juga untuk melakukan pencarian konsep.

Angga selaku ketua, mengatakan tim Polbeng mulai mendaftar sejak bulan juli lalu, setelah melakukan pendaftaran sebagai peserta sayembara taman kota, lalu mengikuti arahan panitia lomba, dengan melakukan tecnical meeting secara daring melalui aplikasi zoom.

"Setelah selesai melakukan tecnical meeting, kami bertiga memberi nama konsep dengan tema, “Taman Bermotifkan Melayu, Bernuansakan Islami, dan batas waktu pengiriman desain hasil kerja yang dilombakan ke panitia tanggal 20 Agustus 2020," kata Angga.

Angga menambahkan lomba diadakan bersifat online, di karenakan kondisi saat ini tidak bagus untuk diadakan langsung dilokasi, karena salah satu solusi untuk mengatasi pemutusan penyebaran virus menular (Covid-19).

"Kebanggan bagi kami dan kebanggaan Polbeng bahwa pada saat di umumkan pemenang lomba pada tanggal 5 September 2020, team Polbeng meraih juara pertama, sementara juara kedua disusul oleh team UNRI dan juara ketiga Universitas Abdurrap," kata Angga lagi.

Dengan keberhasilan team Polbeng meraih juara pertama Ketua Jurusan Teknik Sipil, Faisal Ananda, mengatakan lomba yang dilaksanakan ini merupakan hal yang sangat istimewa dimasa pandemi ini, artinya mahasiswa masih tetap mampu bersaing walau negara dalam keadaan pandemi Covid-19 untuk mengikuti kompetisi seperti ni.

Faisal juga memberikan apresiasi kepada Angga dan team, mudah - mudahan kedepannya bukan hanya tingkat nasional, tapi harus mampu ke internasional, dan jika memungkinkan bukan hanya lomba mengambar yang kita menangkan, tapi harus di semua bidang. ##DISKOMINFOTIK


Tulis Komentar