Coaching Clinic di Bengkalis:

Ketua Komunitas Pilot Drone Riau Awie, “Pengguna Drone Harus Bersertifikasi”

Teks foto: Ketua beserta pengurus Komunitas PDR foto bersama usai coaching clinic bersama penguna drone di lapangan Tugu Bengkalis, Sabtu, 7 Desember 2019

BENGKALIS – Penggunaan drone atau pesawat udara tanpa awak untuk kepentingan pemotretan, film, dan pemetaan tidak bisa dilakukan sebarangan atau sesuka hati. Harus ada izin dari pihak berwenang.

“Ada regulasi yang harus dipatuhi. Ada tempat atau lokasi yang tak diperkenankan. Misalnya fasilitas militer atau kepolisian. Begitu pula ketinggian yang diperbolehkan,” jelas Sekjen Komunitas Pilot Drone Riau (PDR) Gusti Muhammad Nur Fikri.

Bersama pengurus Pilot Drone Riau lainnya, hal itu disampaikan Gusti ketika berbagi ilmu atau coaching clinic dasar tentang penggunaan drone dengan pengguna drone yang ada di kota Bengkalis, Sabtu, 7 Desember 2019.

Coaching clinic yang difasilitasi Yana Susilayeni, Eric Laksamana dan Andi Utama tersebut dilaksanakan di lapangan Tugu Bengkalis.

Hadir dalam coaching clinic tersebut, diantaranya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis Johansyah Syafri dan Sekretaris Diskominfotik H Adisutrisno.

Di bagian Ketua Komunitas PDR Zuchri Fachdiar Nasution mengatakan, setiap pengguna atau pilot drone harus memiliki sertifikasi.

Kata Awie, begitu Zuchri Fachdiar Nasution akrab disapa, fungsi sertifikasi ini semacam SIM (Surat Izin Mengemudi) dalam berkendara.

Insyaallah pada pertengahan Desember 2019 ini Komunitas PDR akan melaksanakan ujian sertifikasi di Pekanbaru. Bagi teman-teman dari Bengkalis yang mau ikut silahkan. Informasi pastinya nanti kami sampaikan,” ajak Awie.

Katanya, sertifikasi bagi pilot drone, adalah sebuah pengakuan terhadap kemamuan pilot drone itu sendiri.

“Saat ini, beberapa peluang pekerjaan drone mewajibkan pilotnya untuk memiliki sertifikat,” imbuh Awie.

Selain pengguna drone pribadi, beberapa pengguna drone dari Perangkat Daerah di Pemerintah Kabupaten mengikuti coaching clinic bersama Komunitas PDR tersebut.

Diantaranya dari Bagian Humas Sekretariat Daerah Bengkalis, Diskominfotik, Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta dari Politeknik Negeri Bengkalis. #DISKOMINFOTIK


Tulis Komentar