Pencarian

TPQ Raudatul Mujawwidin Yayasan Kampung Qur’an Jangkang Gelar Khotmil Qur’an dan Imtihan ke-3, Enam Santri Resmi Khatam Al-Qur’an

JANGKANG – Lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Raudatul Mujawwidin Metode Qiroati Koordinator Cabang Pekanbaru menggelar Khotmil Qur’an dan Imtihan ke-3 di halaman Mushalla Nurul Huda, Dusun Mekar Indah, Desa Jangkang, Kamis 3 September 2026.

TPQ Raudatul Mujawwidin merupakan lembaga pendidikan Al-Qur’an yang berada di bawah naungan Yayasan Kampung Qur’an Desa Jangkang. Kegiatan Khotmil Qur’an dan Imtihan ke-3 ini menjadi momentum penting bagi para santri, orang tua, guru, serta masyarakat dalam menguatkan semangat pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab santri, dilanjutkan dengan takhtiman, penjabaran uraian ghorib, penjabaran uraian tajwid, imtihan, sungkeman, serta berbagai rangkaian acara lainnya.

Kepala Lembaga TPQ Raudatul Mujawwidin, Suzana, menyampaikan bahwa pada tahun ini sebanyak enam orang santri berhasil mengkhatamkan pembelajaran Al-Qur’an melalui metode Qiroati.

“Alhamdulillah, tahun ini kami mengkhatamkan enam santri. Saat ini jumlah santri di TPQ Raudatul Mujawwidin sebanyak 35 orang. Kami menerima santri mulai usia 3 sampai 5 tahun. Mohon doa dan dukungannya agar kami mampu terus bertahan dan mengembangkan metode Qiroati di Kampung Qur’an,” ujar Suzana.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kampung Qur’an Desa Jangkang, Zakaria, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Khotmil Qur’an dan Imtihan ke-3 TPQ Raudatul Mujawwidin.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga Khotmil Qur’an dan Imtihan ke-3 TPQ Raudatul Mujawwidin dapat terlaksana. Semoga Desa Jangkang benar-benar menjadi Kampung Al-Qur’an yang memberikan keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, Yayasan Kampung Qur’an Desa Jangkang memiliki sejumlah program pendidikan Al-Qur’an,diantaranya pendidikan Qiraati untuk anak usia 3-5 tahun, pendidikan Tahsin dan tahfiz untuk anak usia 6-18 tahun, pendidikan umum seperti Tilawah, murotal dan kajian Tafsir Al-Qur'an tiap pekan.

“Semoga ke depan yayasan ini dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi Desa Jangkang, khususnya dalam membentuk generasi yang dekat dengan Al-Qur’an,” harapnya.

Apresiasi juga disampaikan salah seorang orang tua santri, Irzan. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh ustaz dan ustazah yang telah membimbing anak-anak dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan kasih sayang.

Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini merupakan investasi penting bagi masa depan anak.

“Terima kasih kepada seluruh ustaz dan ustazah yang telah membimbing anak-anak kami dengan penuh kesabaran, keikhlasan, dan kasih sayang. Semoga semua ilmu yang diberikan menjadi amal jariyah dan bermanfaat bagi anak-anak kami,” ungkapnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Desa Jangkang. Kepala Desa Jangkang Edi Sutrisno memberikan apresiasi kepada Yayasan Kampung Qur’an dan TPQ Raudatul Mujawwidin atas terselenggaranya kegiatan Khotmil Qur’an dan Imtihan tersebut.

“Pemerintah Desa Jangkang sangat mengapresiasi kegiatan ini. Tahniah dan selamat kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran Al-Qur’an. Semoga ilmu yang didapat dapat diamalkan dan menjadi bekal dalam kehidupan,” ujar Edi.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Yayasan Kampung Qur’an dan TPQ Raudatul Mujawwidin yang telah berhasil melaksanakan Khotmil Qur’an dan Imtihan untuk ketiga kalinya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Bengkalis H. Khaidir mengaku bersyukur karena Desa Jangkang memiliki Yayasan Kampung Qur’an yang secara konsisten memberikan pendidikan Al-Qur’an kepada masyarakat.

Ia menekankan pentingnya menanamkan pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini sebagai fondasi dalam membentuk karakter generasi masa depan.

“Tanamkan pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini. Saya yakin dan percaya, anak-anak ini akan menjadi generasi tangguh yang ke depan mampu menjaga dan mengawal Kampung Qur’an Desa Jangkang. Keberadaan Kampung Qur’an Desa Jangkang ini sangat luar biasa,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Cabang Qiroati Pekanbaru, Ustaz Hadi Santoso, berpesan kepada para orang tua agar terus menjaga dan mendampingi bacaan Al-Qur’an anak-anak ketika berada di rumah.

“Untuk orang tua, terus jaga bacaan anak-anak di rumah. Selamat kepada TPQ Raudatul Mujawwidin yang telah melaksanakan Khotmil Qur’an yang ketiga. Tahun ini ada enam santri yang khatam dari total 35 santri. Mudah-mudahan ke depan jumlah santrinya semakin bertambah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Hadi juga menyampaikan tentang lima pilar Qiroati sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran Al-Qur’an.

Ia berharap TPQ Raudatul Mujawwidin dapat terus berkembang dan mampu melahirkan generasi Qur’ani sejak usia dini.

“Harapan kami, TPQ ini terus berkembang dan mampu menghasilkan anak-anak yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga menjadi generasi penghafal Al-Qur’an. Semoga cita-cita untuk melahirkan anak hafal Al-Qur’an di bawah usia sembilan tahun dapat terwujud,” harapnya.

Kegiatan Khotmil Qur’an dan Imtihan ke-3 TPQ Raudatul Mujawwidin tersebut menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun generasi Qur’ani di Desa Jangkang. Dengan sinergi antara yayasan, TPQ, guru, orang tua, pemerintah desa, dan masyarakat, keberadaan Kampung Qur’an Desa Jangkang diharapkan terus tumbuh dan melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.##DISKOMINFOTIK

Tim Redaksi