SUNGAI PAKNING – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bukit Batu sukses menggelar Festival Dai Cilik Se-Kecamatan Bukit Batu Tahun 2026 selama dua hari, Sabtu hingga Ahad, 29 - 30 Agustus 2026, di Masjid Besar Al-Amin Sungai Pakning. Kegiatan mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah, Mewujudkan Generasi Qurani yang Berilmu dan Berakhlak Mulia” dan diikuti 33 peserta dari 19 sekolah se-Kecamatan Bukit Batu.
Ketua Panitia, Ustaz Romuharmuzi, menyampaikan bahwa Festival Dai Cilik menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan keberanian, kemampuan berdakwah serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah dan nilai-nilai Islam.
Ketua MUI Kecamatan Bukit Batu, Khairil Anwar, mengatakan tema kegiatan merupakan doa, harapan sekaligus tanggung jawab bersama dalam membentuk generasi yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga mampu menjaga lisan, berani berdiri di atas kebenaran serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.
Menurut Khairil Anwar, membina generasi merupakan tanggung jawab bersama. Anak-anak yang mengikuti festival tersebut merupakan generasi penerus yang kelak menjadi bagian penting dari masa depan masjid, sekolah, masyarakat, bangsa dan negara.
“Kalau hari ini kita memberikan perhatian kepada mereka, ketahuilah, sesungguhnya di waktu yang sama kita sedang menjaga masa depan kita sendiri,” ungkapnya.
Khairil Anwar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Bukit Batu dan Korwilcam Pendidikan yang telah mendukung serta memfasilitasi sekolah-sekolah untuk berpartisipasi. Apresiasi turut disampaikan kepada BRK Syariah Capem Sungai Pakning sebagai sponsor utama kegiatan.
Sementara itu, pimpinan BRK Syariah Capem Sungai Pakning, Rama Yulianto mengatakan dukungan terhadap Festival Dai Cilik merupakan bentuk kepedulian terhadap pembinaan generasi muda dan pendidikan. Pelaksanaan kegiatan tahun ini juga bertepatan dengan momentum Milad Konversi BRK Syariah ke-4.
Camat Bukit Batu, Acil Esyno, mengapresiasi penyelenggaraan Festival Dai Cilik serta berbagai kegiatan pembinaan keagamaan yang telah dilaksanakan MUI Kecamatan Bukit Batu. Menurutnya, kegiatan tersebut membuktikan bahwa kepedulian dan niat baik dapat melahirkan manfaat bagi masyarakat meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
Acil Esyno juga menyoroti tantangan yang dihadapi Generasi Alfa, mulai dari kecanduan gadget, perundungan hingga perkembangan kecerdasan buatan. Menurutnya, kegiatan positif seperti Festival Dai Cilik dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, membangun karakter dan mendapatkan lingkungan yang positif.
Festival Dai Cilik secara resmi dibuka oleh Camat Bukit Batu dan dilanjutkan penyematan tanda peserta secara simbolis. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Bukit Batu, Lurah Sungai Pakning, KSOP Tanjung Buton, Polsek Bukit Batu, IPHI Bukit Batu, para kepala sekolah serta jajaran pengurus MUI Kecamatan Bukit Batu.
Selama dua hari, 33 peserta tampil menyampaikan dakwah dengan penuh semangat dan keberanian. Selain berkompetisi, para peserta mendapatkan pengalaman berbicara di hadapan orang banyak, menyampaikan pesan-pesan kebaikan serta membangun kepercayaan diri.
Rangkaian kegiatan ditutup Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Muhammad Rafee, yang memberikan apresiasi dan berharap Festival Dai Cilik dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia juga berpesan kepada peserta yang belum meraih juara agar tidak patah semangat dan terus belajar serta berlatih.
Pada akhir kegiatan, diumumkan para pemenang dalam kategori putra dan putri. Terbaik I masing-masing kategori memperoleh trofi dan tabungan pendidikan BRK Syariah sebesar Rp750.000, Terbaik II Rp650.000 dan Terbaik III Rp550.000. Sementara Harapan I, II dan III masing-masing mendapatkan trofi serta uang tunai Rp200.000, Rp150.000 dan Rp100.000. Sebanyak 21 peserta lainnya juga menerima sagu hati sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan partisipasi mereka.#DISKOMINFOTIK
