Pencarian

Ziarah ke Makam Datuk Laksamana di Bukit Batu Tutup Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-514 Bengkalis

BUKIT BATU– Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar tradisi ziarah makam leluhur dan pejuang sebagai agenda rutin tahunan dalam memperingati Hari Jadi ke-514 Bengkalis.

Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso memimpin langsung rombongan jajaran Pemkab dan Forkopimda dalam kegiatan sakral ini. Menggunakan armada speedboat, Wabup beserta rombongan bertolak dari Pelabuhan Bandar Sri Laksamana (BSL) Bengkalis menyeberangi selat Bengkalis menuju Pelabuhan Desa Sungai Bukit Batu untuk mencapai lokasi makam pamungkas di wilayah daratan Sumatera.

Kegiatan dilaksanakan secara berurutan sebagai bentuk penghormatan dan refleksi atas pengorbanan para pendahulu. Rombongan bergerak khidmat mendatangi satu per satu titik makam bersejarah di wilayah pulau yaitu Taman Makam Pahlawan sebagai titik awal penghormatan berlanjut Makam Panglima Minal di Desa Air Putih, Makam Dara Sembilan di Desa Senggoro dan Makam H. Abdullah Nur  di Kelapapati Laut.

Menutup rangkaian di Bukit Batu. Setelah melaksanakan sholat jumat Wakil Bupati Bagus Santoso bersama rombongan bertolak naik speedboat menyeberang ke kecamatan Bukit Batu. Setibanya di sana, rombongan menuju makam Datuk Laksamana Raja Dilaut panglima perang legendaris penjaga Selat Malaka bentukan Kerajaan Siak Sri Indrapura. Kunjungan khidmat yang dihadiri oleh para ahli waris Datuk Laksamana, unsur Forkopimcam, serta warga masyarakat setempat ini secara resmi menutup rangkaian ziarah sempena Hari Jadi Bengkalis 514.

Pesan Semangat Juang Laksamana Di sela-sela ziarah, Wabup Bagus Santoso menekankan bahwa ziarah ini bukan sekadar seremonial. Beliau menegaskan bahwa semangat juang Datuk Laksamana harus menjadi inspirasi untuk terus berkarya dan mengabdi sesuai bidang tugas masing-masing demi kemajuan daerah. Nilai keteladanan para pahlawan harus diimplementasikan secara nyata dalam kerja keras sehari-hari.

Selaras dengan tagline Hari Jadi ke-514 Bengkalis, yaitu "Bersatu Membangun Negeri", Bagus Santoso mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa diwujudkan oleh pemerintah saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Bengkalis yang Bermarwah, Maju, dan Sejahtera.

Momentum ziarah ini, lanjutnya, tidak hanya sebagai bentuk penghormatan melalui doa, namun juga sebagai upaya meneladani nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan Datuk Laksamana. Nilai-nilai ini penting diwariskan kepada generasi penerus dalam membangun Kabupaten Bengkalis Bermasa.

"Jasa beliau sangatlah besar terhadap negeri ini, dan keberanian serta semangatnya harus menjadi motivasi bagi kita semua,"ucap Bagus.

Kehadiran Wabup Bagus Santoso dan rombongan menggunakan Speedboat Pemdalis 05, yang melewati Sungai Bukit Batu ini, sebelumnya disambut dengan tabuhan kompang dan pencak silat sebagai bentuk penghormatan terhadap petinggi negeri.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Bagus Santoso juga memberikan cindera mata kepada ahli waris Datuk Laksamana Miral Makazi sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap tokoh ternama di Kabupaten Bengkalis ini.

Hadir pada acara tersebut antara lain, Pasipres Kodim 0303 Ucok Dani Samosir, Kasatpol Airut Polres Bengkalis Daniel S Nainggolan, Danposal Nirwan Hastia. Ketua TPP PKK Siti Aisyah, Ketua DWP Ira Ersan. Ahli waris dari garis Datuk Laksamana Raja Dilaut, Datuk Miral Makazi bin Encik Muchtar bin Ali Akbar, Datuk Herman binti Siti Hajar bin OK Noning bin Datuk Saleh.#DISKOMINFOTIK.

Tim Redaksi