Pencarian

Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Jangkang Gelar Rembuk Stunting, Perkuat Edukasi Pencegahan Sejak Dini

BENGKALIS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) Berdampak Tahun 2026 Desa Jangkang menggelar kegiatan Rembuk Stunting di Aula Kantor Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Sabtu, 25 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa Kukerta UNRI Berdampak 2026 yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya stunting, sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan penanganannya melalui pola asuh yang baik, pemenuhan gizi seimbang, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.

Rembuk Stunting diikuti perangkat Desa Jangkang, kader Posyandu, ibu hamil, serta para ibu yang memiliki balita. Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab yang dipandu Sekretaris Desa Jangkang Muhammad Aslan bersama mahasiswa Kukerta UNRI.

Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai periode emas dalam mencegah stunting, disertai konsultasi gizi guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan nutrisi ibu dan anak.

Sekretaris Desa Jangkang Muhammad Aslan mengatakan, kegiatan tersebut sangat penting mengingat stunting masih menjadi salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian bersama, khususnya di wilayah pedesaan.

"Melalui kegiatan rembuk stunting ini, kami berharap masyarakat Desa Jangkang semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita, serta mampu mengenali gejala stunting sejak dini agar dapat segera ditangani. Pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa," ujarnya.

Muhammad Aslan juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Kukerta UNRI Berdampak 2026 yang telah berkontribusi mendukung program pemerintah desa dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan adik-adik mahasiswa Kukerta. Kolaborasi antara pemerintah desa dan mahasiswa ini sangat bermanfaat dalam mendukung upaya menurunkan angka stunting sekaligus mewujudkan generasi Desa Jangkang yang sehat, cerdas, dan berkualitas," tambahnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Hendra Taufik. Adapun mahasiswa Kukerta UNRI Berdampak 2026 Desa Jangkang yang terlibat terdiri dari Bagas Pratama selaku Ketua Kelompok, Desi Mutia Amanda, M. Safri, Nizam Syahbana Usman, Nabila Alfia Sari, Ayu Alifah, Miftah Hasanah, Andhika Fabian, Fanesya Atmaja, serta Dian Wijayanti.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kukerta UNRI Berdampak 2026 bersama Pemerintah Desa Jangkang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat, sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat, unggul, dan berkualitas demi mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bengkalis.
#DISKOMINFOTIK

Tim Redaksi