BENGKALIS – Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Datuk Laksamana Bengkalis melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Di Balik Untung dan Rugi: Edukasi Akuntansi dan Laporan Laba Rugi Syariah untuk Pengambilan Keputusan UMKM”, di Pondok Pesantren Madani, Jalan Bathin Alam, Desa Sungai Alam, Bengkalis, Selasa, 1 Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam meningkatkan literasi akuntansi dan keuangan syariah di kalangan generasi muda, khususnya para santriwati Pondok Pesantren Madani. Dengan mengusung konsep edukasi yang interaktif dan mudah dipahami.
Sosialisasi tersebut didampingi oleh Dosen Pembimbing, H. Imam Hakim, SP., M.Si., serta dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang terdiri atas Anjar Putra Pratama sebagai Project Leader, Siti Nurfaiza sebagai Host, Ilham Pratama sebagai Creative Director, M. Fadli Fahrudin sebagai Financial Reporting Analyst, M. Arif sebagai Sharia Accounting Analyst, dan M. Ibnu Fajar sebagai Photographer.

Dalam pemaparannya, tim mahasiswa memperkenalkan konsep dasar akuntansi sebagai proses pencatatan, pengelompokan, hingga penyajian informasi keuangan yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai perbedaan antara akuntansi konvensional dan akuntansi syariah, terutama terkait penerapan nilai-nilai Islam dalam aktivitas ekonomi dan pencatatan keuangan.
Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai laporan keuangan, mulai dari pengertian, fungsi, hingga jenis-jenis laporan keuangan yang umum digunakan dalam dunia usaha. Tim pemateri juga menjelaskan secara khusus mengenai laporan laba rugi, termasuk unsur-unsur yang terdapat di dalamnya, cara membaca laporan, serta manfaatnya dalam mengetahui kondisi usaha secara lebih akurat.
Agar peserta lebih mudah memahami materi, mahasiswa memberikan contoh laporan laba rugi sederhana yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM. Para santriwati juga diajak untuk memahami langkah-langkah penyusunan laporan laba rugi sederhana sehingga dapat mengetahui cara menghitung pendapatan, biaya, dan keuntungan usaha secara sistematis.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari aktifnya santriwati dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan terkait materi yang disampaikan, mulai dari dasar-dasar akuntansi hingga penerapan laporan keuangan dalam usaha kecil.
Untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, panitia turut menyelenggarakan sesi ice breaking dan kuis interaktif.
Tiga peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat memperoleh hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan pemahaman mereka terhadap materi yang telah diberikan. Selain itu, panitia juga menyediakan konsumsi berupa makanan ringan untuk seluruh peserta.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta menerima sertifikat sebagai bukti partisipasi dalam kegiatan edukasi tersebut. Tim mahasiswa juga menyerahkan piagam penghargaan kepada pimpinan Pondok Pesantren Madani, Kiyai Suyendri, S.Sy., sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama pelaksanaan kegiatan.
"Alhamdulillah, kali ini mahasiswa Prodi Akuntansi Syariah IAIN Bengkalis, sudah memberikan edukasi Akuntansi dan Laporan Laba Rugi Syariah di Ponpes Madani. Tentunya kita harapkan dapat memberikan manfaat serta penambah informasi dan pengalaman baik bagi mahasiswa kita maupun bagi peserta kegiatan," ujar Dosen Pembimbing, H Imam Hakim.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa Akuntansi Syariah IAIN Datuk Laksamana Bengkalis juga berharap dapat meningkatkan pemahaman para santriwati mengenai pentingnya akuntansi dan laporan keuangan syariah sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari maupun ketika terjun ke dunia usaha di masa mendatang.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Kiyai Suyendri juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, yang telah memberikan edukasi kepada para santri di Ponpes Madani.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran dosen dan mahasiswa IAIN Datuk Laksemana Bengkalis. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, semoga santri kami mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru dalam memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, sehingga mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak dan bertanggung jawab," ujar Kiyai Suyendri.
