Pencarian

Aku Pelaut Bukan Penyelundup, Melaut dengan Aman Aku Taati Aturan

IOM Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis Lakukan Kampanye Publik Migrasi Aman dan Resiko Penyelundupan Manusia

BANTAN - Duta Migrasi Aman Internasional Organization Migration (IOM) Kabupaten Bengkalis Kecamatan Bantan melakukan Kampanye 
Publik Migrasi Aman dan Resiko Penyelundupan Manusia.

Dengan tema "Aku Pelaut Bukan Penyelundup Melaut dengan Aman Aku Mentaati Aturan".

Selain kampanye publik, IOM Indonesia juga melakukan penanaman pohon mangrove sejenis bibit Api-Api dengan melibatkan nelayan dan masyarakat pesisir dan juga mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis, Sabtu 29 November 2025, di Pantai Indah Selat Baru.

Sebanyak 500 bibit ini pun ditanam langsung di pantai Indah Selat Baru Kecamatan Bantan, dipimpin langsung Camat Bantan Rafli Kurniawan, Imigrasi Kelas II PI Bengkalis Sigit Adi Nugroho di PM 15, Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis Sofyan, Kanit Intel dan bhabinkamtibmas Aipda Mimin Fiktori, Ketua Duta IOM Kabupaten Bengkalis Kecamatan Bantan Samsul Bahri dan 23 Kepala Desa dan Pj. Kepala Desa se-Kecamatan Bantan.

Dalam sambutan Camat Bantan Rafli Kurniawan menyambut baik serta apresiasi kepada IOM Indonesia yang telah menyelenggarakan Kampanye 
Publik Migrasi Aman dan Resiko Penyelundupan Manusia. Dengan mengusulkan tema "Dengan tema "Aku Pelaut Bukan Penyelundup Melaut dengan Aman Taati Aturan".

Menurut Camat Rafli kegiatan memang ini sangat membantu Pemerintah Kecamatan Bantan dalam mensosialisasikan terkait dengan Migrasi Aman dan Resiko Penyelundupan Manusia bagi para nelayan yang ada di Kecamatan Bantan.

"Terus terang, daerah kita ini sebagian besar kegiatan masyarakat kita di Bantan aktivitasnya di laut. Jadi sangat dipandang perlu sekali kegiatan ini diberikan pengetahuan kepada para nelayan dan masyarakat kita agar tidak terlibat pada kegiatan di laut seperti kegiatan  penyelundupan manusia dan narkoba serta melawan hukum lainnya,"ungkap Rafli.

Camat Bantan berharap melalui kegiatan Kampanye Publik Migrasi Aman dan Resiko Penyelundupan Manusia ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat Bantan melakukan kegiatan yang melanggar hukum.

"Kami sangat mengucapkan 
terima kasih kepada IOM Indonesia yang telah menunjuk Duta Migrasi Aman IOM Kabupaten Bengkalis Atuk Samsul Bahri yang telah melaksanakan kegiatan kampanye ini, apalagi Duta IOM ini, di Provinsi Riau hanya ada di Kabupaten Bengkalis yakni Kecamatan Bantan. Dengan adanya Duta IOM di wilayah Kecamatan Bantan ini setidaknya dapat meminimalisir terjadinya penyeludupan orang maupun narkoba,"pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Duta IOM Kabupaten Bengkalis Kecamatan Bantan Samsul Bahri menjelaskan, IOM adalah Organisasi Internasional untuk Migrasi, sebuah organisasi internasional dibawah perserikatan bangsa-bangsa (PBB) di bidang migrasi.

IOM didirikan pada tahun 1951 dengan tujuan mempromosikan migrasi yang manusiawi dan tertib demi kepentingan semua orang, baik migran maupun masyarakat.

Lebih lanjut Samsul mengatakan, fokus utama IOM meliputi, meningkatkan pemahaman tentang isu-isu migrasi.
Membantu pemerintah dalam menangani tantangan migrasi.

Mendorong pembangunan sosial dan ekonomi melalui migrasi, menjaga martabat dan kesejahteraan para migran, keluarga mereka, dan komunitas mereka.

Serta mempromosikan kerja sama internasional dalam urusan migrasi ,memberikan bantuan kemanusiaan kepada migran yang membutuhkan. Di Indonesia, IOM telah beroperasi sejak tahun 1979 dan bekerja erat dengan pemerintah serta mitra lain dalam berbagai bidang manajemen migrasi.

"Insyaallah kegiatan IOM Kampanye Publik Migrasi Aman dan Resiko Penyelundupan Manusia ini akan kita gelar tingkat kabupaten, untuk itu kami mohon dukungan serta kerja sama kepada bapak/ibu yang di sini agar dapat mengkampanyekan lagi seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis. Kami juga membuka lebar bagi masyarakat yang ingin bergabung bersama IOM,"ujar Atuk Samsul.

Selanjutnya Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis Sofyan mengatakan, kapal motor atau motor tempel nelayan Kabupaten Bengkalis yang terdaftar di Prikanan lebih kurang 2000-an.

Jadi, hal ini lanjut Sofyan sangat berpotensi sekali terhadap pergerakan-pergerakan melawan hukum seperti penyelundupan manusia serta narkoba. Tidak jarang juga ditemui oknum nelayan juga memanfaatkan situasi di tengah laut atau memanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan yang mungkin tidak sesuai hukum atau ilegal.

"Kami mohon sekali melalui kegiatan Kampanye Publik Migrasi Aman dan Resiko Penyelundupan Manusia ini. Para nelayan yang ada di wilayah Kecamatan Bantan untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum. Kami mohon bapak-bapak nelayan yang hadir saat ini, untuk menyampaikan informasi kepada nelayan lain agar tidak melakukan pelanggaran hukum,"tegasnya.

Sambung Sofyan, jadilah nelayan yang baik dan  aman yang selalu taat kepada hukum. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming yang bisa menyesatkan bapak-bapak nelayan semuo. Lengkapi dokumen sebagai sebagai nelayan resmi.

"Sesuai dengan tema kegiatan kita hari ini "Aku Pelaut Bukan Penyelundup Melaut dengan Aman Taati Aturan".

Hal senada juga disampaikan Sigit Adi Nugroho di PM 15, Imigrasi Kelas II PI Bengkalis mengatakan, terkait dengan nelayan harus memiliki dokumen resmi dan lengkap, jangan sekali-kali melakukan kegiatan yang illegal atau melanggar hukum. Karena ini akan merepotkan serta merugikan para nelayan sendiri maupun pemerintah. Karena harus diselesaikan lewat jalur antar negara.

Selain itu Sigit mengingatkan jangan pernah melintas keluar negara Indonesia tanpa paspor dan dokumen resmi. Karena apabila tidak memiliki dokumen resmi dipastikan tidak bisa diurus oleh negara.

"Jadi intinya, kita semua harus memiliki dokumen resmi apabila kita ingin pergi ke negara yang lain. Jangan sekali-kali bapak/ibu mencoba berpergian dengan jalur ilegal. Kami imigrasi atau negera tidak akan bisa membantu bapak/ibu semua apabila tertangkap di negara lain, jika tidak memiliki dokumen resmi dan lengkap,"imbuh Sigit.

Acara Kampanye Publik Migrasi Aman dan Resiko Penyelundupan Manusia ini berlangsung sukses serta antusias nelayan, masyarakat dan mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut.#DISKOMINFOTIK.

Tim Redaksi