Bersama 5 Kabupaten Lainnya, Bengkalis Masuk Program Desa Peduli Gambut

Teks foto: Bupati Amril saat menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman BRG dan PT. Cevron Pacific Indonesia

PEKANBARU - Program Desa Peduli Gambut (DPG) yang terintegrasi sebagai upaya pengurangan risiko bencana serta adaptasi dan mitigasi perubahan iklim juga melibatkan Kabupaten Bengkalis bersama 4 daerah lainnya, yakni Kabupaten Rokan Hilir, Siak, Kampar dan Kota Dumai.

Program yang dicanangkan oleh Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia ini memasukkan 2 kecamatan di Kabupaten Bengkalis sebagai Desa Peduli Gambut bersamaan dengan 9 kecamatan lainnya.

Kedua wilayah tersebut yakni Kecamatan Mandau dan Kecamatan Bathin Solapan yang penentuan desa nya masih dalam tahap pertimbangan pihak BRG.

Tergabungnya Kabupaten Bengkalis dalam Program Desa Peduli Gambut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan Vice President  Environment PT. Chevron Pasific Indonesia Ruby Mulyawan bersama Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia Dr Myrna Safitri di Novotel Hotel Pekanbaru Kamis, 11 Juli 2019.

Besarnya dampak perubahan iklim secara langsung bisa memengaruhi tingkat risiko bencana bagi masyarakat di sekitar ekosistem gambut. Menilik hal tersebut Bupati Amril mendukung penuh Program BRG di terapkan di Kabupaten Bengkalis.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis mendukung pelaksanaan restorasi gambut berbasis desa dan kawasan melalui Desa Peduli Gambut ini. Alasannya, program ini dapat mengintegrasikan pemulihan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” ucap Amril.

Dikatakan Bupati Amril, program yang dilakukan pada pengembalian fungsi ekologi lahan gambut juga harus mementingkan masyarakat.

“Dengan melibatkan masyarakat akan diketahui kebutuhan masyarakat di wilayah restorasi gambut tersebut tidak hanya melulu perbaikan lingkungan, tetapi masyarakat juga lebih berdaya, dan ekonominya lebih maju,” ujarnya.

Dengan adanya program Desa Peduli Gambut, selanjutnya akan dilaksanakan edukasi dan sosialisasi restorasi ekosistem gambut serta pembangunan infrastruktur berupa sumur bor di Kabupaten Bengkalis.

Turut hadir pada penandatanganan nota kesepahaman tersebut Kepala SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara, Kepala Dinas Lingkugan Hidup dan Kehutanan Riau Ervin Rizaldi, Bupati Rokan Hilir Suyatno, Camat Mandau Riki Rihardi, Plt Camat Bathin Solapan Auzar, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Alfakhrurrazi dan Kepala Bidang SDKI Diskominfotik Achyan. #DISKOMINFOTIK


Tulis Komentar