BANTAN - Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menghadiri sekaligus memimpin jalannya upacara peringatan Hari Santri Nasional tahun 2026 tingkat Kabupaten Bengkalis yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Bantan Tua. Selasa, 27 Oktober 2026.
Bupati Hj. Kasmarni didampingi Wakil Bupati H. Bagus Santoso. Pada kesempatan itu, Bupati Kasmarni membacakan amanat tertulis Menteri Agama Republik Indonesia di hadapan ratusan santri, ulama, dan pimpinan pondok pesantren yang hadir.

Peringatan Hari Santri tahun 2026 ini mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Tema ini mengandung pesan penting bahwa santri memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan masa depan bangsa.
"Jika dahulu para santri menguatkan negeri dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak mulia. Tantangan zaman sekarang memang berubah, tetapi semangat pengabdian kita kepada Negeri tercinta ini bagi seorang santri tidak boleh padam," ucap Kasmarni saat membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia.

Menjelang tahun 2045 saat Indonesia genap berusia 100 tahun atau dikenal dengan era Indonesia Emas, cita-cita mewujudkan bangsa yang maju, sejahtera, dan berdaya saing memerlukan SDM yang unggul. Di sinilah para santri dituntut untuk mengambil peran penting.
"Santri tidak boleh merasa kecil dan membatasi diri. Santri bisa menjadi apa saja, mulai dari ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa. Oleh karena itu, kuasailah ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi. Pertahankan tradisi pesantren tetapi jangan pernah takut terhadap perubahan," lanjutnya.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan apresiasi dan rasa syukur karena di bawah masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Agama kini memiliki Direktorat Jenderal Pesantren. Kehadiran Ditjen baru ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah pusat untuk memberikan perhatian yang lebih besar dalam memperkuat peran pesantren pada pembangunan nasional melalui tiga fungsi utama yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Menutup pembacaan amanat, Bupati Kasmarni mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mendoakan para ulama, santri, dan pejuang bangsa yang telah gugur demi kemerdekaan tanah air agar amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.
"Selamat Hari Santri tahun 2026 kepada seluruh santri dan keluarga besar pesantren di Indonesia. Teruslah menjaga tradisi, mengembangkan inovasi, memperkuat persaudaraan, dan mengabdikan diri untuk negeri. Jadilah santri yang menguatkan Negeri menuju Indonesia Emas," pungkasnya.#DISKOMINFOTIK

