Pencarian

Mahasiswa ISNJ Bengkalis Teliti Strategi TikTok untuk Dongkrak Brand Awareness Kuliner Lokal

BENGKALIS — Di tengah era digital yang kian masif, pemanfaatan media sosial sebagai instrumen bisnis menjadi kunci utama kesuksesan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal inilah yang mendasari penelitian terbaru oleh mahasiswa Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis yang mengusung judul "Penggunaan TikTok sebagai Pemasaran dalam Membangun Brand Awareness  Miso Mas Ajid Pangkalan Batang".

Naafilza Rahmadiah sebagai mahasiswa yang melakukan penelitian ini menyoroti bagaimana platform video pendek TikTok berhasil dimanfaatkan secara strategis oleh pelaku usaha kuliner lokal di Desa Pangkalan Batang, Kabupaten Bengkalis, untuk memperluas jangkauan pasar dan melekatkan merek di benak konsumen.

Menurutnya lagi transformasi pemasaran konvensional ke digital penelitian ini menganalisis transisi strategi pemasaran yang dilakukan oleh Miso Mas Ajid dari metode tradisional beralih ke digital marketing berbasis platform TikTok, dan yang menjadi hal peting mengkaji efektivitas penggunaan fitur-fitur seperti pembuatan video pendek yang kreatif, live streaming, hingga penggunaan audio yang sedang tren (trending sound) dalam menarik minat audiens lokal maupun regional, peningkatan kesadaran merek (Brand Awareness).

"Dari hasil kajian di harapkan bahwa konsistensi pembuatan konten kuliner yang interaktif berdampak signifikan terhadap peningkatan daya ingat konsumen terhadap produk Miso Mas Ajid, yang berujung pada lonjakan kunjungan pembeli,"ungkapnya.

Menurut Dr. Zulhendri sebagai pembimbing penelitian mahasiswa tersebut melalui riset ini, civitas akademika Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis berharap dapat memberikan kontribusi nyata dan panduan praktis bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Bengkalis untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital guna mendongkrak daya saing bisnis lokal.

Menurut Zulhendri media sosial seperti TikTok bukan hanya sekadar sarana hiburan semata, melainkan instrumen ekonomi yang sangat potensial bagi UMKM. Melalui penelitian ini, kami ingin melihat sejauh mana platform tersebut mampu mengangkat produk lokal khas Pangkalan Batang agar semakin dikenal luas oleh masyarakat.

Kemudian menurut pembimbing lainnya Dr. Masuri Tentang Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis merupakan perguruan tinggi yang berkomitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, serta pengabdian kepada masyarakat berbasis nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal di Kabupaten Bengkalis Riau.#DISKOMINFOTIK.

Tim Redaksi