
BENGKALIS – Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Bengkalis, Ed Efendi, menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Bersama sempena Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis yang diselenggarakan di Masjid Al-Kautsar, Jalan Pembangunan, Bengkalis, Sabtu malam, 25 Juli 2026.
Dalam sambutan Bupati Bengkalis yang dibacakan Ed Efendi, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan apresiasi yang tinggi kepada MUI Kabupaten Bengkalis atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami menyambut baik serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada MUI Kabupaten Bengkalis yang telah menyelenggarakan kegiatan zikir dan doa bersama ini. Di tengah berbagai dinamika zaman, kegiatan seperti ini tentunya dapat menjadi sumber ketenangan batin dan penguatan spiritualitas masyarakat. Bagi kami, semua ini adalah bentuk nyata bahwa agama hadir sebagai solusi dan penyejuk di tengah kehidupan yang terus berubah," ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa dzikir dan doa bersama memiliki makna yang sangat mendalam, terutama di tengah berbagai tantangan kehidupan dan pembangunan yang semakin kompleks. Menurutnya, setiap ikhtiar yang dilakukan manusia tetap bergantung kepada pertolongan Allah SWT.

"Zikir bukan sekadar rangkaian bacaan lisan, tetapi merupakan sarana membersihkan hati, memperkokoh keimanan, memperbanyak rasa syukur, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus memohon keberkahan dan pertolongan Allah dalam setiap langkah kehidupan," ungkapnya.
Melalui doa dan zikir bersama tersebut, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada Negeri Junjungan, menjaga daerah dari berbagai musibah, bencana, perpecahan, maupun persoalan yang dapat mengganggu persatuan dan ketenteraman masyarakat.

Selain itu, Bupati juga memohon agar seluruh pemimpin daerah diberikan kekuatan, kejujuran, keadilan, serta kemudahan dalam mengemban amanah sehingga mampu mewujudkan pembangunan yang maju, berkelanjutan, dan memberikan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat.
Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur ataupun pertumbuhan ekonomi semata, melainkan juga ditentukan oleh kualitas iman, akhlak, moral, persatuan, dan kepedulian sosial masyarakat.
Karena itu, sinergi antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, serta seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan sekaligus mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang religius, maju, bermarwah, dan sejahtera, serta unggul di Indonesia.

Mengakhiri sambutannya, Bupati melalui Ed Efendi mengajak seluruh jamaah memanfaatkan majelis yang penuh berkah tersebut dengan memperbanyak istighfar, dzikir, dan doa.
"Mari kita bermunajat dengan penuh keikhlasan, memohon agar Allah SWT senantiasa menjaga Kabupaten Bengkalis, memberikan keselamatan kepada masyarakatnya, melimpahkan keberkahan atas setiap ikhtiar pembangunan, serta menjadikan daerah yang kita cintai ini sebagai negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," tutupnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, H. Amrizal, menyampaikan bahwa kegiatan Dzikir dan Doa yang dilaksanakan ini merupakan rangkaian kegiatan Milad MUI yang diselenggarakan MUI Kabupaten Bengkalis, mulai dari kegiatan 'bedah' buku, ziarah ke makam para tokoh dan sesepuh Ketua MUI hingga pelaksanaan zikir dan doa bersama dan pada Minggu malam, 26 Juli 2026, akan dilaksanakan puncak peringatan Milad ke-51 MUI Kabupaten Bengkalis.
"Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang terus memberikan dukungan kepada MUI selama ini. Terima kasih juga kepada seluruh pihak yang telah turut memberikan dukungan kepada MUI Kabupaten Bengkalis selama ini. Doakan semoga MUI Kabupaten Bengkalis dapat semakin eksis dan mampu berbuat memberikan manfaat kepada umat," pungkasnya.

Kegiatan malam itu, dimulai dengan zikir yang dipimpin oleh Imam Masjid Agung Istiqomah Ustadz H. Ghufron, dan doa dipandu oleh Pimpinan Ponpes Madani Bengkalis, Ustadz Suyendri.
Kemudian, diisi dengan tausiah agama oleh Ustadz Perhimpunan Rambe, sebelum dilakukan penyaluran secara simbolis hasil zakat, infak dan sedekah dari Unit Pengumpul Zakat MUI Kabupaten Bengkalis, berupa sembako senilai Rp200.000, kepada 50 anak yatim dan dhuafa sebagai penerima.
Turut hadir, Ketua Baznas Bengkalis, Ismail, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, diwakili Sekretaris Adisutrisno, Camat Bengkalis, Rafli Kurniawan, Kapolsek Bengkalis diwakili Kanit Binmas Polsek Bengkalis, Aiptu Yan Cahyadir, sejumlah tokoh agama dan tamu undangan, serta jamaah Masjid Al-Kautsar.

