BENGKALIS - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) Berdampak Tahun 2026 melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Stunting Melalui Gerakan Gemar Makan Ikan bagi warga di Desa Tameran, Kecamatan Bengkalis, bekerja sama dengan Posyandu dan Tim Penggerak PKK setempat.
Ketua Kelompok Kukerta UNRI Desa Tameran, M. Dhany Pratama, Jum’at, 10 Juli 2026 mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja unggulan mahasiswa dalam upaya membantu menekan angka stunting di desa.

“Salah satu program yang kami laksanakan selama Kukerta Berdampak 2026 di Desa Tameran adalah sosialisasi pencegahan stunting melalui gerakan gemar makan ikan, yang kami laksanakan bersama kader Posyandu dan ibu-ibu PKK,” ujar Dhany.
Menurutnya, ikan dipilih sebagai fokus utama sosialisasi karena kandungan gizinya yang tinggi, mudah diperoleh di lingkungan desa, serta harganya yang terjangkau bagi masyarakat. Kandungan protein, omega-3, zat besi, dan berbagai mikronutrien pada ikan dinilai berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan mencegah stunting sejak dini.

“Kami ingin mengedukasi para ibu, khususnya yang memiliki balita, bahwa ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik dan mudah diolah menjadi menu harian keluarga. Ini adalah langkah sederhana namun berdampak besar dalam pencegahan stunting,” tambahnya.
Melalui kegiatan yang dipusatkan di Balai Kantor Desa Tameran ini, Wahyu Ardi selaku perwakilan mahasiswa Kukerta memberikan edukasi mengenai manfaat gizi ikan, cara pengolahan ikan yang sehat, serta pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan anak usia dini. Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab serta pembagian materi edukasi kepada peserta.
M Dhany menjelaskan kegiatan ini juga sejalan dengan program nasional percepatan penurunan stunting yang menyasar desa-desa dengan potensi risiko gizi kurang. Sinergi antara mahasiswa, kader Posyandu, dan PKK diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan gizi sejak seribu hari pertama kehidupan (HPK).
Sementara itu, Arifin, B.Ac, Kepala Desa Tameran, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa Kukerta UNRI. Menurutnya, program sosialisasi gemar makan ikan menjadi langkah positif dalam meningkatkan kesadaran gizi masyarakat sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di Desa Tameran.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi ikan sebagai sumber protein utama keluarga. Keterlibatan aktif kader Posyandu dan ibu-ibu PKK selama kegiatan turut menjadi bukti terjalinnya kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung program kesehatan desa.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan semakin banyak keluarga di Desa Tameran yang menerapkan pola makan bergizi seimbang berbasis ikan, sehingga dapat menekan angka stunting serta mewujudkan generasi anak-anak desa yang sehat dan tumbuh optimal.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Kukerta UNRI Berdampak 2026 di Desa Tameran, di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan Dr. Nur Asiah, S.Pi, M.Si, Aria Fitra, Auli Rafida, Louisa Dwi Amanda, Muhammad Dhany Pratama, Nadia Ramadhani, Putri Anisa, Siti Sausan Ulfah, Sri Intan Mestika, Tasya Ritonga, dan Wahyu Ardi.
