Pencarian

Pemkab Bengkalis Sambut Mahasiswa KKN-PPM UGM, Dorong Pengembangan Potensi Desa Pesisir

BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026 yang akan melaksanakan pengabdian di Kecamatan Bantan. Kegiatan penyambutan berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Senin pagi, 22 Juni 2026.

Mewakili Bupati Bengkalis, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Andris Wasono menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kembali ditetapkannya Kabupaten Bengkalis sebagai lokasi pengabdian mahasiswa UGM.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa KKN-PPM UGM di Negeri Junjungan, khususnya Kecamatan Bantan. Kehadiran ini merupakan kebanggaan sekaligus kehormatan bagi kami,” ujarnya.

Andris menegaskan program KKN-PPM merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami dinamika sosial di lapangan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang aplikatif bagi masyarakat desa. Menurutnya, Kabupaten Bengkalis memiliki potensi besar di berbagai sektor seperti perkebunan, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pengembangan sumber daya manusia. Namun demikian, daerah ini juga masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan yang memerlukan kolaborasi berbagai pihak.

Andris juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung edukasi masyarakat, khususnya terkait isu lingkungan, ketahanan pangan, digitalisasi pelayanan, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah pesisir.

“Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata melalui program yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan desa. Sinergi dengan pemerintah desa juga sangat penting agar program KKN berjalan optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PPM UGM, Iswari Nur Hidayati, menjelaskan tahun 2026 UGM menerjunkan 28 mahasiswa yang ditempatkan di Desa Mentayan, Desa Teluk Papal dan Desa Bantan Air.

Adapun KKN-PPM UGM Tahun 2026 mengusung tema “Integrasi Pengembangan Ekonomi Lokal Maritim secara Berkelanjutan dan Konservasi Lingkungan Pesisir Berbasis Data Spasial dan Teknologi Digital melalui Kolaborasi Masyarakat”.

“Tema ini berfokus pada pengembangan ekonomi lokal, lingkungan, dan pariwisata dengan dukungan digitalisasi serta penyusunan data spasial terpadu,” kata Iswari.

Secara umum, KKN-PPM UGM bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pemberdayaan, pendampingan, dan proses pembelajaran, sekaligus mendorong pengelolaan potensi sumber daya, penguatan ekonomi lokal, peningkatan literasi teknologi, serta tata kelola desa yang berkelanjutan.

“Kami berharap mahasiswa dapat menjaga nama baik almamater, beradaptasi dengan masyarakat, serta memberikan kontribusi yang nyata dan berkelanjutan bagi desa lokasi KKN,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan KKN-PPM UGM 2026 ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan potensi desa pesisir di Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Kabupaten Bengkalis, perangkat kecamatan dan desa lokasi KKN, Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Bengkalis Mohammad Azmir, serta anggota Eji Marlina. #DISKOMINFOTIK

Tim Redaksi