Pencarian

Tim Pembina Posyandu Bengkalis Monitoring Dua Posyandu, Tinjau Implementasi 6 SPM

BENGKALIS – Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bengkalis melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi di dua Posyandu, guna melihat sejauh mana implementasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) telah berjalan di tingkat pelayanan dasar masyarakat.

Adapun 2 posyandu yang ditinjau yakni, Posyandu Kenanga 1 Parit Bangkong dan Posyandu Cempedak Desa Kelapapati, Jum'at 8 Mei 2026.

Kegiatan monitoring yang dilaksanakan bertujuan untuk memastikan Posyandu tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mampu mendukung pelaksanaan enam bidang pelayanan dasar sesuai instruksi Pemerintah Pusat, yakni SPM bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Dalam kegiatan ini, Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Rita Puspa melakukan peninjauan langsung terhadap administrasi, kegiatan pelayanan, keterlibatan kader, serta sarana dan prasarana pendukung. 

Selain itu, tim juga berdialog bersama kader Posyandu, juga masyarakat untuk mendengar langsung kendala dan kebutuhan dalam pelaksanaan pelayanan Posyandu berbasis 6 SPM.

Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Rita Puspa menyampaikan bahwa monitoring yang dilaksanakan merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penguatan peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa yang memiliki peran strategis dalam pelayanan masyarakat.

“Posyandu saat ini bukan hanya fokus pada pelayanan kesehatan balita dan ibu hamil, tetapi juga diarahkan menjadi pusat pelayanan terpadu yang mendukung implementasi 6 SPM. Oleh karena itu, perlu dilakukan monitoring agar pelaksanaannya berjalan maksimal,” ujar Rita.

Rita juga menambahkan bahwa kader Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat, sehingga perlu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten agar pelaksanaan kegiatan Posyandu dapat berjalan optimal.

Monitoring tersebut turut menilai pelaksanaan layanan seperti pencatatan data sasaran, pelaksanaan kegiatan rutin Posyandu, program pemberian makanan tambahan, imunisasi, edukasi kesehatan, serta keterhubungan layanan Posyandu dengan program pemerintah lainnya.

Rita Puspa juga berharap hasil monitoring dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di seluruh wilayah, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan dasar yang merata bagi masyarakat.

Sementara itu Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis Eji Marlina mengatakan saat ini memantau implementasi dalam melaksanakan 6 SPM di wilayah Kecamatan Bengkalis.

"Khusus SPM Sosial di Posyandu, kader posyandu saat ini menjadi tempat mengadu permasalahan sosial dimasyarakat, sehingga kader posyandu dapat menerima data dan laporan yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan," kata Eji Marlina.

Disamping itu juga Camat Bengkalis Rafli Kurniawan mengatakan melalui 6 SPM ini masyarakat lebih aktif menyampaikan keluhan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

"Masyarakat saat ini tidak perlu lagi pergi ke dinas terkait, namun saat ini cukup melaporkan saja di Posyandu terdekat," kata Rafli.

Tim Redaksi