Sebanyak 107 CJH Tes Pengukuran Kebugaran

BENGKALIS – Sebanyak 107 Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 2020 asal Kecamatan Bengkalis dan Bantan, Kamis pagi 12 Desember 2019, mengikuti tes pengukuran kebugaran jasmani di halaman Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkalis.

Demikian diungkapkan Kepala Dinkes Bengkalis dr Ersan Saputra TH melalui Sekretaris Heri Pratikno. Dijelaskannya, salah satu persyaratan bagi CJH untuk bisa berangkat ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah, adalah istithaah (kemampuan) kesehatan.

Kesehatan merupakan satu dari tiga syarat istitaah dalam melaksanakan ibadah haji, yaitu pengetahuan, ekonomi, dan kesehatan.

“Untuk itu, jemaah yang berangkat harus memenuhi syarat istithaah dari aspek kesehatan meliputi kesehatan fisik dan mental yang terukur dengan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan,” kata Heri.

Pada tahap awal para CJH diundang untuk mengikuti cek kesehatan sesuai prosedur kesehatan. Diantaranya, pengukuran kebugaran jasmani yang dilalui meliputi pemeriksaan tensi, kolesterol, asam urat dan gula darah

“Kegiatan ini sebagai bentuk perlindungan terhadap CJH agar dapat melaksanakan ibadahnya sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Maka perlu dilakukan pembinaan dan pelayanan kesehatan calon jemaah haji sejak dini,” tandas Heri.

Dalam menjamin keselamatan dalam menjalankan ibadah, CJH mendapatkan pelayanan kesehatan sekurang-kurangnya tiga bulan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Apabila ada yang menderita sakit kronis dan akut maka akan dirujuk ke rumah sakit sekunder untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Harapan kami cek kesehatan ini sampai dengan jamaah haji berangkat, betul-betul meningkatkan kebugaran, jadi masing-masing jamaah akan dicek tinggi badannya, berat badan kemudian tekanan darah dan juga dilihat seberapa bugar,” ujar mantan Kabid Pelayan Kesehatan Dinas Kesehatan Bengkalis.

Ada dua metode cara pengecekan kebugaran kesehatan bagi jamaah calon haji tahun ini, yaitu berjalan cepat atau belari dengan jarak 1.600 meter kemudian dilihat berapa menit tingkat pencapaiannya, metode kedua bagi beresiko tinggi berjalan atau belari selama 6 menit, metode ini untuk menentukan tingkat kebugaran bagi masing-masing jamaah calon haji. #DISKOMINFOTIK


Tulis Komentar