Ketua Ombudsman RI Perwakilan Riau:

Bambang Pratama, “Kabupaten Bengkalis yang Pertama di Provinsi Riau Tindaklanjuti Komitmen Bersama”

Teks foto: Kepala Asistenan Pemeriksa Laporan Ombusdman RI Perwakilan Riau, Bambang Pratama

BENGKALIS -- Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution bersama bupati dan walikota se-Provinsi Riau, melakukan penandatanganan komitmen bersama dan sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) di Hotel Pangeran Pekanbaru, Selasa, 21 Mei 2019.

Sejumlah Kepala Daerah hadir dalam penandatanganan komitmen bersama yang juga disaksikan Ketua Ombudsman RI Perwakilan Riau H Ahmad Fitri, Commonwealth Ombudsman Australia, Kantor Staf Presiden RI, dan Kemenpan-RB.

Sementara dari Kabupaten Bengkalis dan karena ada urusan kedinasan lain yang tidak bisa diwakilkan, Bupati Amril Mukminin menugaskan Kadis Kominfotik Johansyah Syafri untuk mewakilinya.

Meskipun hanya diwakili Kadis Kominfotik Johansyah, namun Kabupaten Bengkalis yang pertama melaksanakan sosialisasi SPAN.

“Meskipun dihadiri Kepala Daerah-nya langsung, daerah lain belum melakukan seperti apa yang dilaksanakan Pemkab Bengkalis ini. Kabupaten Bengkalis merupakan daerah pertama di Riau yang menindaklanjuti penandatanganan komitmen bersama tersebut”, jelas Bambang Pratama, Senin, 23 September 2019.

Mewakili Ketua Ombusdman RI Perwakilan Riau, Bambang Pratama yang juga Kepala Asistenan Pemeriksa Laporan Ombusdman RI Perwakilan Riau, menyampaikan hal itu ketika memberikan sambutan saat pembukaan Sosialisasi LAPOR SPAN di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Sosialisasi yang dihadiri Bupati Bengkalis yang diwakili Kadis Kominfotik Johansyah itu, dilaksanakan di ruang pertemuan Surya Hotel, jalan Panglima Minal Bengkalis.

Banyak Belum Tentu Buruk

Bambang juga mengatakan, banyaknya pengaduan yang disampaikan masyarakat kepada sebuah Perangkat Daerah (PD), belum tentu menjadi indikasi pelayanan publik di PD tersebut buruk atau tidak baik.

“Bisa jadi sudah baik. Tapi harapan masyarakat ingin lebih baik dari itu”, ujar Bambang yang juga menjadi nara sumber dalam sosialisasi itu.

Bambang mengingatkan, upaya perbaikan kualitas pelayanan publik dapat dilakukan dengan memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk dapat menyampaikan pengaduan atas pelayanan yang diberikan.

Dia berharap, Diskominfotik Kabupaten Bengkalis khususnya, tidak hanya mengelola laporan masyarakat melalui LAPOR SP4N yang sifatnya tidak langsung.

“Tapi juga yang sifatnya langsung. LAPOR SP4N hanya sebuah kanal. Silahkan berinovasi. Misalnya melalui layanan WhatsApp (WA). Tingkatkan kualitas tempat layanan pengaduan. Intinya, kelola dengan baik setiap pengaduan yang disampaikan masyarakat”, harap Bambang.

Sejumlah Kepala PD terlihat hadir dalam pembukaan sosialisasi itu, diantaranya Kepala DLH yang diwakili Zulkifli (Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup).

Kemudian, Kadis Damkar yang diwakili Sekretaris Elmunir, Kaban Kesbangpol yang diwakili Kabid Politik Hendrik Dwi Yatmoko dan Kalaksa BPBD yang diwakili Sekretaris Jumiharto.

Sedangkan dari Diskominfotik, hadir Kabid Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik Mohd Elkhusairi dan Kasi Pengelolaan Informasi Zulkfli alias Yung. #DISKOMINFOTIK#


Tulis Komentar