Pencarian

Sosialisasi Pencegahan Diabetes dan Penyakit Jantung, DWP Bengkalis Tekankan Peran Keluarga

BENGKALIS – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bengkalis menggelar sosialisasi pencegahan dan pengendalian diabetes serta penyakit jantung melalui pola hidup sehat, dengan menekankan pentingnya peran keluarga dalam menjaga kesehatan, Rabu, 7 Oktober 2026 di Aula Kantor Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan mengusung tema “Cegah Diabetes, Sayangi Jantung, Peran Keluarga dalam Hidup Sehat” tersebut dibuka Ketua DWP Kabupaten Bengkalis Ira Vandriyani dan menghadirkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Chaira Alkanzi Djeni sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Ira Vandriyani menyampaikan bahwa diabetes dan penyakit jantung saat ini menjadi isu kesehatan yang perlu mendapat perhatian bersama. Bahkan, diabetes yang sebelumnya lebih banyak dikaitkan dengan kelompok usia dewasa, kini mulai ditemukan pada usia yang lebih muda, termasuk anak-anak usia sekolah.

Menurut Ira, salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah perubahan pola hidup, baik dari sisi makanan maupun aktivitas fisik. Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman yang kurang sehat serta minimnya aktivitas fisik dapat memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Istri Sekda Bengkalis ini juga menyoroti kebiasaan anak-anak dan remaja yang semakin dekat dengan gadget. Aktivitas fisik yang berkurang, ditambah kebiasaan setelah makan langsung berbaring atau kembali menggunakan gadget, menjadi hal yang perlu menjadi perhatian orang tua.

“Pola hidup sehat ini harus kita mulai dari keluarga. Jangan sampai setelah sakit baru kita berpikir untuk mengubah kebiasaan,” ujarnya.

Ira mengajak peserta memanfaatkan sosialisasi tersebut untuk menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya dari narasumber, termasuk mengenai berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi keluarga.

Menurutnya, perempuan, khususnya ibu, memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan hidup sehat di rumah. Ibu dinilai menjadi salah satu ujung tombak dalam mengatur pola makan dan kebiasaan anggota keluarga.

“Semoga apa yang didapat hari ini dapat menjadi pedoman ibu-ibu untuk dibawa ke rumah, sehingga pola hidup sehat menjadi kebiasaan dalam keluarga kita,” harapnya.

Sementara itu, dr. Chaira Alkanzi Djeni menjelaskan bahwa perubahan pola hidup masyarakat, termasuk kebiasaan anak dan remaja mengonsumsi berbagai makanan dan minuman yang sedang populer, perlu menjadi perhatian. Terlebih, aktivitas fisik saat ini cenderung semakin berkurang.

Ia menekankan bahwa pencegahan diabetes dan penyakit jantung tidak harus dilakukan dengan perubahan besar secara sekaligus. Hal yang lebih penting adalah membangun kebiasaan sehat secara bertahap dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang ingin kita sampaikan adalah bagaimana pengendalian dan pencegahan dilakukan melalui kebiasaan sehat sehari-hari,” jelasnya.

Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap diabetes juga semakin berkembang. Masyarakat tidak lagi hanya menunggu munculnya gejala seperti sering buang air kecil atau sering merasa haus, tetapi mulai menyadari pentingnya melakukan pemeriksaan gula darah.

dr. Chaira menjelaskan, kadar gula darah yang terlalu tinggi dalam jangka panjang dapat berdampak terhadap pembuluh darah. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyempitan pembuluh darah dan selanjutnya memengaruhi berbagai organ tubuh, termasuk jantung.

Lebih lanjut, dr. Chaira menyebutkan enam faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya mencegah diabetes dan penyakit jantung, yakni pola makan yang kurang sehat, kurang aktivitas fisik, kebiasaan merokok, berat badan berlebih, tekanan darah tinggi, serta adanya riwayat penyakit dalam keluarga.

Melalui sosialisasi tersebut, DWP Kabupaten Bengkalis berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diteruskan kepada seluruh anggota keluarga. Dengan membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini, upaya pencegahan diabetes dan penyakit jantung diharapkan dapat dilakukan secara lebih optimal. #DISKOMINFOTIK

Tim Redaksi