MENU TUTUP
Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:52:25 WIB - Dibaca: 55 kali

Buka Ekraforia 2026, Bagus Santoso: Pemkab Bengkalis Terus Dorong Ekonomi Kreatif Anak Muda Jadi Kekuatan Baru Daerah

BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif sebagai salah satu kekuatan baru dalam meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis.

Dorongan tersebut disampaikan Wakil Bupati Bengkalis saat membuka kegiatan Ekraforia 2026 Simfoni Simetria, Jumat 14 Agustus 2026 malam, bertempat di Huis Van Bewering Jalan Pahlawan Bengkalis.

Dalam sambutan tertulis Bupati Bengkalis yang dibacakan Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso mengatakan bahwa Ekraforia 2026 merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan ekonomi kreatif, komunitas, pemerintah daerah, serta jejaring ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Bengkalis.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat datang dan berkreasi kepada seluruh tamu dan peserta Ekraforia 2026. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang menghadirkan kemeriahan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi gagasan, menampilkan karya, membangun jejaring, memperkuat kolaborasi, serta membuka peluang baru bagi tumbuhnya ekonomi kreatif di Kabupaten Bengkalis,"ungkap Bagus.

Selain itu ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas, mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya pengurus BCN dan ICCN Bengkalis atas komitmen, kreativitas dan semangat kolaborasi yang telah dibangun.

Menurutnya, Ekraforia diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan atau event semata, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan bersama dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif Kabupaten Bengkalis yang lebih kuat, produktif, mandiri dan berkelanjutan.

Lebih lanjut Wabup menambahkan, Ekraforia bukan sekadar panggung untuk tampil dan berkompetisi. Kegiatan ini menjadi ruang untuk menumbuhkan keberanian, kreativitas, kedisiplinan, sportivitas dan kepercayaan diri generasi muda.

Kabupaten Bengkalis, lanjutnya, memiliki kekayaan budaya, seni, tradisi, kerajinan, kuliner, komunitas, talenta muda serta beragam potensi lokal yang apabila dikelola secara kreatif dan inovatif dapat menjadi kekuatan ekonomi baru yang memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kreativitas harus melahirkan nilai tambah. Karya harus melahirkan peluang usaha. Potensi lokal harus melahirkan kesejahteraan,”ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, pelaku seni dan generasi muda. Pemerintah Kabupaten Bengkalis ingin ekonomi kreatif tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi pemain bahkan menjadi salah satu kekuatan ekonomi bagi Negeri Junjungan.

Bagus juga menekankan agar seluruh rangkaian Ekraforia 2026, mulai dari Creative Conference, diskusi, Focus Group Discussion (FGD) pemetaan potensi dan penguatan kolaborasi hingga perumusan Manifesto Ekraf Kabupaten Bengkalis, mampu menghasilkan tindak lanjut dan karya nyata.

“Jangan berhenti pada wacana. Jangan hanya berhenti pada diskusi, namun harus ada tindak lanjutnya, harus ada kolaborasi dan harus ada karya nyata,” pesannya.

Khusus kepada generasi muda Kabupaten Bengkalis, Wabup berpesan agar tidak takut bermimpi, berkarya, berbeda maupun gagal. Sebab, masa depan dibangun oleh mereka yang berani mencoba, berani berkarya dan berani menciptakan perubahan.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis, tambahnya, akan terus mendorong hadirnya ruang-ruang kreatif yang produktif dan inklusif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Ekraforia 2026 diharapkan menjadi titik awal gerakan bersama untuk membangun ekonomi kreatif Bengkalis yang lebih kuat, mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan. Kreativitas juga diharapkan mampu memperkenalkan Bengkalis kepada dunia sebagai daerah yang kaya budaya, kaya talenta dan kaya gagasan,"tutup Bagus.

Pada kesempatan itu juga Wabup bersama tamu undangan, meninjau langsung ke sejumlah tempat hasil kreasi anak muda Bengkalis.

Penyelenggaraan Ekraforia tahun 2026 ini, berlangsung tiga hari mulai tanggal 14-16 Agustus 2026, berlokasi di Jail Huis Van Bewaring atau akrab disebut Penjara Belanda di Jalan Pahlawan Kelurahan Bengkalis Kota.

Berbagai kreasi yang ditampilkan pada Ekraforia tahun 2026 diantaranya, creative gallery, maker space, creative stage, local market, creative connet dan Ekrafo Run.

Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil ketua ll DPRD Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Wisnu Gunadi, Dandim 0303/Bengkalis diwakili, Danramil 01/Bengkalis Kapten Arm Yogi Sudarso, Kapolres Bengkalis diwakili Kabag SDM Polres Bengkalis, AKP M. Sahudi.

Berikutnya Plt. Kepala Disparbudpora  Bengkalis Ardiansyah, Kepala Dinas Perikanan Bengkalis, Mohammad Azmir, Ketua BCN Bengkalis Riza Zuhelmy, Ketua Umum DPH LAMR Bengkalis diwakili Darmansyah dan tamu undangan lainnya.#DISKOMINFOTIK.

Hurriagustianri, S.ST, MT
     

[Ikuti Terus Diskominfotik Bengkalis Melalui Sosial Media]







Diskominfotik Bengkalis
di Google+



Diskominfotik Bengkalis
di Instagram
TULIS KOMENTAR +
Baca Juga +