Kupas Tuntas SPMB yang Transparan, Dewan Pendidikan Bengkalis Gelar Diskusi Live NGOPI
BENGKALIS – Dewan Pendidikan Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang diskusi publik yang terbuka melalui program live NGOPI (Ngobrol Pendidikan Inspiratif).
Kegiatan yang disiarkan secara langsung melalui media sosial TikTok ini menjadi agenda rutin dalam membahas isu-isu pendidikan terkini secara santai namun tetap berbobot.
Pada edisi spesial yang digelar Senin, 27 April 2026 malam, NGOPI mengangkat tema seputar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang menjadi perhatian utama masyarakat menjelang tahun ajaran baru.

Acara ini menghadirkan narasumber berkompeten, yakni M. Ihsan selaku Pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Bengkalis, serta Niger Balbara selaku Ketua Tim SMP/Widyaprada Ahli Muda BPMP Riau.
Dalam diskusi tersebut, M. Ihsan menegaskan bahwa program live NGOPI merupakan wadah komunikasi strategis antara Dewan Pendidikan dan masyarakat untuk membangun pemahaman bersama terhadap kebijakan pendidikan di Negeri Junjungan.
“Melalui NGOPI ini, kami ingin menghadirkan ruang dialog yang terbuka dan berkelanjutan. Tidak hanya satu kali, tetapi akan terus dilakukan secara live dengan topik-topik pendidikan yang aktual dan relevan bagi masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Niger Balbara menyampaikan, forum digital seperti ini sangat penting untuk memberikan pemahaman utuh kepada orang tua siswa terkait regulasi dan pelaksanaan SPMB.
Hal ini bertujuan agar proses transisi jenjang pendidikan berjalan lancar tanpa menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan melibatkan partisipasi aktif warganet yang menyampaikan pertanyaan serta tanggapan selama siaran berlangsung.
Berbagai isu strategis, mulai dari teknis jalur penerimaan, prinsip domisili atau zonasi, hingga aspek transparansi proses seleksi dibahas secara terbuka dan tuntas.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bengkalis, H. Heri Indra Putra, menegaskan bahwa program live NGOPI akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana edukasi publik.
Ke depan, berbagai topik krusial lainnya akan diangkat sesuai dengan perkembangan dinamika pendidikan di daerah.
"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi langsung dari sumbernya. Dengan transparansi dan akuntabilitas yang terjaga, kita berharap mutu serta akses pendidikan di Kabupaten Bengkalis semakin baik dan merata," pungkas Heri.#DISKOMINFOTIK









