Senin, 01 April 2024 | 12:47:20 WIB | Dibaca : 226 Kali

Bupati Bengkalis Ikuti Apel Siaga Pengamanan Pasokan Harga Pangan Jelang Idul Fitri 2024

Editor : Adisutrisno, SE - Reporter : Rilis - Fotografer :
Bupati Bengkalis Ikuti Apel Siaga Pengamanan Pasokan Harga Pangan Jelang Idul Fitri 2024 Teks foto:

BENGKALIS - Bupati Bengkalis diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Toharudin ikuti Apel siaga pengamanan pasokan harga pangan jelang idul Fitri 2024 bersama Badan Pangan Nasional. Senin (1/4/2024), bertempat di Ruang Rapat Hang Jebat Kantor Bupati Bengkalis.

Apel siaga yang dilaksanakan secara virtual dalam rangka Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024 dan Memastikan Ketersediaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Menjelang, Selama, dan Pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idulfitri 2024. 

Dalam Rakor tersebut, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo menekankan kepada para Kepala Daerah untuk melakukan langkah-langkah antisipasi takutnya ada kenaikan harga pangan yang biasa terjadi pada HBKN.

Namun melalui data yang kita miliki, Alhamdulillah saat ini dipastikan bahwa pasokan pangan menjelang Hari Raya Lebaran 2024 dalam kondisi aman. Masyarakat juga bisa mendapatkan bahan pangan murah di sejumlah gerakan pangan murah yang diselenggarakan pada setiap daerah.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dikesempatan tersebut juga menyampaikan kabar bahagia bahwasanya untuk kebutuhan beras pada bulan Maret, April dan Mei mendatang dalam kondisi aman. Artinya, masyarakat tak perlu khawatir akan kekurangan beras pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri mendatang.

"Berdasarkan data Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS), dimana pada Maret 2024 diperkirakan produksi beras mencapai 3,51 juta ton. Angka itu berada di atas kebutuhan bulanan nasional sebesar 2,5 juta ton", ungkap Mentan.

Lebih lanjut Andi Amran menambahkan untuk meningkatkan pertanian di Indonesia saat ini kami menggunakan trobosan baru dengan menggunakan pompanisasi. Pompanisasi menjadi solusi cepat dalam meningkatkan areal tanam mengingat saat ini tidak semua daerah diguyur hujan. Artinya, masih ada daerah-daerah kering akibat dilanda fenomena alam El Nino alias musim kering ekstrem yang berujung pada darurat pangan. 

Bupati Bengkalis melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Toharudin usai mengikuti vidcon mengatakan siap menindaklanjuti instruksi dari Badan Pangan Nasional, Mendagri, Mentan dan Menteri Perdagangan terkait Gerakan Pangan Murah.

"Ini ada kesempatan baik bagi kita daerah untuk mendapatkan GPM dari pusat, untuk itu diharapkan dinas terkait untuk secepatnya menyurati Badan Pangan Nasional, sehingga kita bisa menyalurkan di daerah kita", pinta Toha.

Hadir mengikuti Apel Siaga tersebut Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir Balaw, Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Bayu Krisnamurthi Direktur Utama Perum Bulog. 

Kemudian Dandim 0303/Bengkalis Pasilog Lettu Inf Ucok Doni Samosir, Kadis Sosial Paulina, Sekretaris Kominfotik Adi Sutrisno serta satgas pangan Kabupaten Bengkalis.