Rabu, 09 Oktober 2019 | 0:03:48 WIB | Dibaca : 282 Kali

Akibat Pemeliharaan dan Gangguan Mesin:

Manajer PLN Bengkalis Hasdedy, “Saat Beban Puncak Daya Mampu Defisit 3,5 MW”

Editor : Achyan, SE - Reporter : Rahman, S.PdI - Fotografer : Istimewa
Manajer PLN Bengkalis Hasdedy, “Saat Beban Puncak Daya Mampu Defisit 3,5 MW” Teks foto: Manajer PT PLN (Persero) Rayon Bengkalis Hasdedy

BENGKALIS – Saat ini Daya Mampu kelistrikan di pembangkit listrik Pangkalan Batang berkurang akibat adanya pekerjaan pemeliharaan mesin 2 unit (Caterpillar #1 dan Caterpillar #4).

Selain itu, berkurangnya daya mampu tersebut juga disebabkan adanya gangguan mesin pembangkit PT Megapower 2 unit.

Manajer PT PLN (Persero) Rayon Bengkalis Hasdedy, Selasa, 8 Oktober 2019, mnegatakan, pekerjaan pemeliharaan harus dilaksanakan mengingat jam kerja mesin sudah melampaui batas maksimal/

“Jadi secara keseluruhan Daya Mampu menjadi 17 MW (MegaWatt). Sedangkan Beban Puncak (pukul 17:00 sd 22:00 WIB) 20,5 MW. Terdapat Defisit (berkurangnya daya mampu) sebesar 3,5 MW pada saat Beban Puncak tersebut”, jelasnya.

Secara menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya pemadaman listrik pada saat Beban Puncak, dia mengatakan harus menyampaikan kondisi kelistrikan pulau Bengkalis saat ini kepada seluruh pelanggan PLN Bengkalis

Kata Hasdedy, untuk menjaga kehandalan sistim kelistrikan di pulau Bengkalis, pihaknya terpaksa melakukan pemadaman listrik bergilir pada saat Beban Puncak sebesar 3 MW s.d 3,5 MW.

Sedangkan di luar Beban Puncak, imbuhnya, jika terdapat listrik padam disebabkan gangguan pada jaringan listrik 20.000 Volt yang membentang di sepanjang pulau Bengkalis.

Adapun pemicu listrik padam di luar waktu Beban Puncak, umumnya disebabkan gangguan binatang (Kera) yang akhir-akhir ini sering terjadi pada saat pagi, siang dan sore hari.

“Disamping itu ada juga gangguan pohon yang mengenai jaringan listrik akibat tiupan angin kencang (cuaca)”, terangnya.

Masih menurut Hasdedy, PLN Bengkalis tetap berupaya mempercepat proses pemeliharaan

Namun, katanya, hal itu tidak bisa dilakukan dengan cepat karena pekerjaan tersebut memerlukan ketelitian dan teknisi yang berkompeten. Pekerjaan tersebut saat ini sedang berlangsung.

Untuk mesin Caterpillar #4, ujarnya, pekerjaan pemeliharaan kemungkinan 1 minggu selesai dengan asumsi tidak ada gangguan teknis lainnya, sehingga bisa berdampak berkurangnya defisit dan berkurangnya pemadaman yang sedang berlangsung saat ini.

Sementara itu PLN Bengkalis juga akan menambah unit mesin sebanyak 2 unit dengan kapasitas 2 MW. Saat ini sedang proses relokasi.

Sedangkan upaya jangka panjang untuk kehandalan pasokan tenaga listrik, PLN tetap mengkoneksikan sistim listrik pulau Sumatera ke Bengkalis via kabel laut.

“Sehingga kemampuan daya listrik untuk Bengkalis menjadi berlipat ganda. Pekerjaan ini membutuhkan perencanaan yang sangat teliti, sehingga memerlukan waktu dan dukungan semua pihak”, katanya.

Atas nama manajemen manajemen PLN Bengkalis, Hasdedy menyampaikan permohon maaf atas ketidaknyamanannya.

“Semoga pekerjaan tidak ada kendala dan kelistrikan kembali normal seperti semula”, ujarnya.

Kepada pelanggan PLN Bengkalis, dia juga menghimbau, karena sudah memasuki musim hujan, agar selalu waspada dengan adanya pohon yang tumbang menimpa jaringan listrik.

“Dan selalu menggunakan listrik dengan aman”, pungkasnya. #DISKOMINFOTIK#